Jumat, 08 Februari 2013

Identifikasi Gulma dan Penggolongannya


Berdasarkan definisi subjektifnya, gulma dapat diartikan sebagai tumbuhan yang tidak dikehendaki manusia karena tumbuh di tempat yang tidak diinginkan dan mempunyai pengaruh negatif terhadap manusia baik secara langsung ataupun tidak langsung. Keberadaan gulma tidak dikehendaki karena gulma mempunyai daya kompetisi yang tinggi (ruang, air, udara, unsur hara) terhadap tanaman yang dibudidayakan, sehingga mengganggu pertumbuhan dan menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen tanaman budidaya. Selain itu, gulma sering menjadi inang sementara dari penyakit dan parasit tanaman dan menghambat kelancaran aktivitas pertanian.


Selain memberikan pengaruh negatif, tanaman yang dapat tergolong gulma juga mampu memberikan pengaruh positif yang menguntungkan bagi manusia. Keuntungan tersebut antara lain mampu menyerap unsur hara tanah pada lapisan yang sangat dalam atau dapat berfungsi sebagai pemompa unsur hara dari lapisan yang dalam ke permukaan sehingga dapat tersedia bagi tanaman budidaya, berfungsi sebagai perangkap parasit tanaman (preferensinya), sebagai habitat musuh alami hama (sebagai sumber pengayaan spesies), mencegah timbulnya erosi, sumber pakan ternak, sumber obat tradisional, bahan pestisida alami, sebagai tanaman hias, sebagai bahan sayuran bagi manusia, dan sebagai bahan baku biogas.

Pengelompokan Gulma
Gulma secara umum dapat diklasifikasikan berdasarkan habitat, karakteristik, siklus hidup, morfologi, dan  tingkat serangannya.

Pengelompokkan gulma berdasarkan habitatnya
  • Gulma agrestal atau segetal; gulma di lahan pertanian atau tanah-tanah yang mengalami pengolahan.
  • Gulma ruderal (rudus = sisa); gulma yang dijumpai pada tepi jalan, rel kereta api, atap gedung, tepi kolam; danau; rawa, tempat pembuangan sampah, dan sebagainya.
  • Gulma padang rumput; tumbuhan yang tidak dapat dimakan ternak atau tidak mempunyai nilai gizi  dan berpengaruh negatif pada ternak, umumnya terdiri dari jenis gulma menahun.
  • Gulma air;  tumbuhan air yang dalam populasi tinggi akan menimbulkan masalah bagi manusia misalnya kelancaran air irigasi, mengganggu transfortasi air, pendangkalan waduk, sungai dan lain-lain.
  • Gulma hutan;  jenis tanaman hutan yang tidak dikehendaki pada hutan sekunder seperti pada areal pembibitan dan areal penghijauan.
  • Gulma lingkungan;  tumbuhan pendatang yang agresif sehingga mampu manguasai vegetasi alami dan menghambat pertumbuhan jenis-jenis asli bahkan memmusnahkannya, contohnya Mekania micrantha, Mimosa pigra.
Pengelompokkan gulma berdasarkan karakteristiknya
  • Gula rumput (grasses); gulma yang memiliki batang bulat atau pipih berongga dan bentuk daun sempit.
  • Gulma teki (sedges); gulma yang memiliki batang bentuk segitiga, kadang-kadang bulat, dan tidak berongga, serta mempunayi sistem rhizoma dan umbi sangat luas.
  • Gulma daun lebar (broad-leaved weeds); gulma yang berdaun lebar dan banyak terdapat stomata pada permukaan daun bagian bawah.
Pengelompokkan gulma berdasarkan siklus hidup
  • Gulma semusim (annual); gulma yang menyelasaikan siklus hidupnya dalam satu musim (satu tahun) mulai dari perkecambahan biji hingga menghasilkan biji lagi.  Golongan ini terdiri dari dua kelompok, yaitu gulma semusim dingin (winter annuals), yang berkecambah di musim gugur, istirahat di musim dingin, aktif lagi untuk menghasilkan biji kemudian mati di musim semi dan panas tahun berikutnya, dan gulma semusim panas (summer annuals), yang akan berkecambah di musim semi, menghasilkan biji kemudian mati pada musim panas pada tahun yang sama.
  • Gulma dua musim (biennial); gulma yang dapat hidup lebih dari satu tahun tetapi kurang dari dua tahun. Gulma ini memerlukan dua musim pertumbuhan untuk menyelesaikan siklus hidupnya.  Pada periode musim pertama berbentuk roset, pada periode musim kedua membentuk bunga dan memproduksi biji lalu mati.
  • Gulma tahunan (perennial); gulma yang dapat hidup lebih dari satu tahun bahkan hampir tak terbatas. Setiap tahun pertumbuhan gulma ini dimulai dengan perakaran yang sama. Ada beberapa kelompok gulma tahunan, yaitu herba sederhana; perbanyakan hanya dengan biji dan tidak menghasilkan organ perbanyakan vegetatif; herba menjalar; perbanyakannya dengan biji dan dengan organ vegetatif (akar, stolon, rizoma, tuber, dan sebagainya), gulma berkayu ; gulma spesifik dimana batangnya akan mengalami penebalan setiap musimnya yang ditandai dengan peningkatan pertumbuhan lingkar tahun (termasuk jenis semak dan pohon), dan gulma air yang kebanyakan menahun. 
Pengelompokkan gulma berdasarkan morfologi
  • Gulma monokotil; gulma yang memiliki daun berbentuk pita, perebandingan panjang dan lebar daun nyata, tulang daun sejajar, tidak mempunyai tangkai daun, buah dan atau biji biasanya keras, berbentuk malai dan kecil, akar serabut, kadang-kadang tampak modifikasi batang membentuk seperti akar, yaitu rhizom (merambat dalam tanah) atau stolon (merambat di atas permukaan tanah), batang berongga dan terdapat buku, pada stiap buku ditutupi pelepah yang membungkus titik tumbuh, letak pembuluh tidak beraturan.
  • Gulma dikotil; gulma yang memiliki tulang daun menjari atau menyirip, pada setiap helai daun terdapat tangkai daun, letak daun berhadapan, berhadapan bersilang, atau berkarang, akar tunggang bercabang batang berkambium dengan pembuluh, latak pembuluh kayu dan pembuluh tapis teratur, bunga pada umumnya terdiri dari kelopak, mahkota, putik, dan benang sari.
Pengelompokkan gulma berdasarkan tingkat serangan
  • Gulma tidak ganas; gulma tidak begitu merugikan (dapat ditolerir), mudah dikendalikan,  lambat berkembang umumnya), tapi ada yang cepat, tidak tahan terhadap perubahan lingkungan atau daya adaptasi rendah.
  • Gulma ganas; gulma yang memiliki tingkat merusak tinggi, cepat berkembang, daya adaptasi tinggi, sulit dikendalikan, dan sangat merugikan.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Fakta Asli - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz